Wednesday, August 16, 2006

Menanti Cahaya

Aku kini seakan berada
Jauh terbenam dalam kegelapan
Kenistaan yang curam
Aku tengah menanti cahaya..

Aku seolah ingin berteriak
Membelah kesunyian pagi
Menikam penyesalan
Aku masih menanti cahaya..

Kucoba meredam segala
Riak rasa yang selalu
Menembus seluruh dimensi diri
Aku tetap menanti cahaya..

Sudah berakhir kini
Aku terbebas dari dusta
Yang selalu membayangi
Cahaya itu kini telah menghampiri..


East Kalimantan, 6 March 2004.

0 Komentar:

Post a Comment

<< Home