Merindu Senyum Malaikat
Tangis pertamamu yang semula
Menggugupkan hati ini
Menyayat keheningan malam
Tak lagi mengusikku, sama sekali..
Senyum pertamamu yang tak akan terlupa
Menggulirkan airmata sukacita
Menghempaskan seluruh duka dunia
Sungguh tak terbayar, sama sekali..
Langkah pertamamu yang ragu
Menyiratkan galau di rautmu
Yang senantiasa lugu dan ditunggu-tunggu..
Tak lagi mengusikmu, sama sekali..
Kata pertamamu bagai lagu indah
Bersenandung jenaka di telingaku
Selalu jadi pelipur lara jiwa..
Memenuhi kekosongan sudut sepiku..
East Kalimantan, 7 March 2004.
Menggugupkan hati ini
Menyayat keheningan malam
Tak lagi mengusikku, sama sekali..
Senyum pertamamu yang tak akan terlupa
Menggulirkan airmata sukacita
Menghempaskan seluruh duka dunia
Sungguh tak terbayar, sama sekali..
Langkah pertamamu yang ragu
Menyiratkan galau di rautmu
Yang senantiasa lugu dan ditunggu-tunggu..
Tak lagi mengusikmu, sama sekali..
Kata pertamamu bagai lagu indah
Bersenandung jenaka di telingaku
Selalu jadi pelipur lara jiwa..
Memenuhi kekosongan sudut sepiku..
East Kalimantan, 7 March 2004.
0 Komentar:
Post a Comment
<< Home