Saturday, December 23, 2006

Perempuan dan Lelaki Itu

Perempuan itu
Merelakan dirinya tergilas lingkaran waktu
Mengorbankan tetes darah dan airmatanya
Selalu melafazkan doa indah untuk mereka..

Lelaki itu
Selalu menanamkan kata, "Aku harus mengubah nasib!"
Demi mereka yang bercahaya keemasan,
yang dari waktu ke waktu menjelma menjadi insan madani..

Perempuan itu
Kerap menangis dalam sujudnya
Siang malam menyembunyikan dukanya
dari mereka yang berhati suci..

Lelaki itu
Tak pantang badai dan prahara jiwa
Enggan menyerah pada Sang Durjana
hingga maut menjemput raganya..

Perempuan itu, Ya Rabb..
adalah yang mengajakku melihat sinar bumi
yang rela berbagi darah dan detak jantungnya
yang selalu teruntai doanya siang dan malam..
Perempuan itu Ibuku, Rabb..

Lelaki itu, Ya Rabb..
adalah yang rela menukar siang malamnya
yang selalu menjadi laskarku
yang senantiasa memberikan perlindungan tak bersyarat
Lelaki itu Ayahku, Rabb..

Meski dengan bersimbah darah dan airmata
dengan perkasa menantang waktu
dengan berani bertaruh darah dan denyut nadi
Takkan mampu kuputar masa
Takkan sanggup kupulangkan semua jasa
Hanya lafaz doa yang terbisik dari lisan ini
Sekiranya Engkau selalu berbaik hati pada mereka
Untuk membiarkan mereka mengintip Cahaya Surga-Mu
dan melepaskan mereka dari bara neraka-Mu..

KL, 23 Desember 2006

0 Komentar:

Post a Comment

<< Home