Ingat Mati
Pernahkah kau bayangkan
tubuhmu di dalam tempat gelap dan dingin
beralas & berlapis tanah,
kau tinggalkan berhelai-helai pakaian terbaikmu
dan kau tak berdaya saat orang-orang
membungkusmu dengan selembar kain putih?
Pernahkah kau bayangkan
semua orang menangisi dirimu
dan kau hanya bisa terbujur kaku di situ,
tak satu pun kata yang dapat kau ucapkan
bahkan menyebut namamu sendiri?
Sanggupkah kau bayangkan
saat tak ada sebuah bendapun
yang mampu menolongmu,
kecuali amal-amalmu yang menjadi lenteramu,
ilmu yang pernah kau reguk,
serta doa teruntai dari lafadz anak shalehmu?
Hari itu akan tiba
Dan tak ada yang tiba-tiba
saat kita berbicara mati
Sebab mati hanyalah
sejari dari urat nadimu..
KL, 22 Januari 2008
Untuk Seorang Sahabat di Tanah Air
Selamat Jalan.. Semoga bekalmu di dunia sanggup menerangi kuburmu..
tubuhmu di dalam tempat gelap dan dingin
beralas & berlapis tanah,
kau tinggalkan berhelai-helai pakaian terbaikmu
dan kau tak berdaya saat orang-orang
membungkusmu dengan selembar kain putih?
Pernahkah kau bayangkan
semua orang menangisi dirimu
dan kau hanya bisa terbujur kaku di situ,
tak satu pun kata yang dapat kau ucapkan
bahkan menyebut namamu sendiri?
Sanggupkah kau bayangkan
saat tak ada sebuah bendapun
yang mampu menolongmu,
kecuali amal-amalmu yang menjadi lenteramu,
ilmu yang pernah kau reguk,
serta doa teruntai dari lafadz anak shalehmu?
Hari itu akan tiba
Dan tak ada yang tiba-tiba
saat kita berbicara mati
Sebab mati hanyalah
sejari dari urat nadimu..
KL, 22 Januari 2008
Untuk Seorang Sahabat di Tanah Air
Selamat Jalan.. Semoga bekalmu di dunia sanggup menerangi kuburmu..





0 Komentar:
Post a Comment
<< Home